Gastritis: Penyebab, Gejala, Pengobatan

December 2019 Comment 3K Report

Gastritis: Penyebab, Gejala, Pengobatan

Gastritis adalah istilah umum untuk menyebut sekelompok kondisi yang mengacu pada peradangan di lapisan lambung. Gastritis paling umum disebabkan oleh infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang menyebabkan tukak lambung.

Gangguan pencernaan merupakan kondisi yang umum terjadi. Salah satu yang mungkin Anda alami adalah gastritis, yaitu peradangan pada lapisan pelindung lambung. Gastritis dapat berupa kondisi akut maupun kronis. Ketahui tentang penyebab, gejala, pengobatan, dan pencegahan gastritis berikut ini!

Apa Itu Gastritis?

Gastritis adalah istilah umum untuk menyebut sekelompok kondisi yang mengacu pada peradangan di lapisan lambung. Gastritis paling umum disebabkan oleh infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang menyebabkan tukak lambung.

Gastritis terbagi menjadi dua jenis yaitu gastritis akut dan gastritis kronis. Gastritis akut terjadi secara tiba-tiba, sedangkan gastritis kronis berkembang seiring berjalannya waktu.

Jika tidak diatasi dengan baik, gastritis dapat menyebabkan tukak hingga kanker lambung. Meskipun begitu, umumnya kondisi ini tidak serius dan pengobatan yang tepat dapat mengatasinya dengan cepat.

Apa Perbedaan Gastritis dengan Maag?

Banyak orang yang tidak mengetahui perbedaan gastritis dan maag, padahal kedua kondisi ini tidak sama persis. Maag adalah serangkaian gejala saluran pencernaan yang menyebabkan ketidaknyamanan pada perut.

Maag dapat mengindikasikan gastritis namun tidak semua maag disebabkan oleh gastritis. Maag juga bisa mengindikasikan gangguan pencernaan lain seperti GERD, sindrom iritasi usus, dan banyak kondisi lainnya.

Penyebab Gastritis

Gastritis adalah peradangan pada lapisan lambung. Dinding lambung dilindungi oleh lapisan berlendir, melemahnya lapisan ini atau cedera pada lapisan ini dapat menyebabkan cairan pencernaan merusak dan menyebabkan peradangan pada lambung.

Faktor Risiko Gastritis

Peradangan pada lambung tidak memiliki penyebab yang spesifik, namun ada banyak sekali kondisi yang dapat menjadi pemicunya.

Faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkenal gastritis meliputi:

  • Infeksi bakteri. Infeksi Helicobacter pylori (H.pylori) merupakan infeksi paling umum, namun hanya sebagian kecil yang berkembang menjadi gastritis. Meskipun begitu, infeksi bakteri tetap menjadi penyebab gastritis paling umum. Kerentatan terhadap bakteri bisa terjadi karena faktor keturunan, merokok, atau pola makan.
  • Penggunaan obat pereda nyeri. Beberapa jenis obat penghilang rasa sakit dapat meningkatkan risiko gastritis apabila dikonsumsi dalam dosis tinggi dan untuk jangka panjang.
  • Lansia. Seiring bertambahnya usia, lapisan lambung semakin menipis sehingga risiko gastritis pun meningkat.
  • Tekanan. Tekanan berat akibat operasi besar, cedera, luka bakar, atau infeksi parah dapat menjadi penyebab gastritis akut.
  • Penyakit autoimun. Disebut juga dengan gastritis autoimun di mana tubuh menyerang sel-sel yang membentuk lapisan perut. Kondisi ini umumnya terjadi pada penderita jenis autoimun lainnya.
  • Konsumsi alkohol berlebihan. Alkohol dapat mengikis dan mengiritasi lapiran perut.
  • Penyakit dan kondisi lainnya. Kondisi medis lain seperti penyakit Crohn, infeksi parasit, dan HIV?AIDS juga dapat menyebabkan gastritis.
Gejala Gastritis

Gejala gastritis meliputi:

  • Nyeri perut bagian atas
  • Mual
  • Muntah
  • Perasaan begah di perut bagian atas
  • Feses yang hitam dan kering
  • Muntah darah

Gastritis terkadang tidak menimbulkan gejala yang begitu jelas pada sebagian orang. Gejala feses hitam terjadi hanya pada gastritis erosif. Gejala ini menunjukkan adanya pendarahan pada lambung.

Kapan Harus ke Dokter?

Gangguan pencernaan dan iritasi lambung termasuk ke dalam kondisi yang sangat umum. Sebagian besar gangguan ini tidak membutuhkan perawatan medis dan dapat membaik dengan sendirinya.

Konsultasikan diri ke dokter apabila Anda mengalami kondisi berikut ini:

  • Mengalami gejala gastritis selama lebih dari satu minggu
  • Mengalami ketidaknyamanan perut setelah mengonsumsi obat-obatan tertentu baik obat resep maupun non-resep
Diagnosis Gastritis

Dokter akan bertanya tentang gejala yang Anda alami dan riwayat kesehatan Anda secara keseluruhan. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter mungkin sudah dapat mengenali gastritis dari hasil wawancara dan pemeriksaan fisik.

Namun untuk mendukung diagnosis gastritis, dokter juga mungkin akan menyarankan beberapa pemeriksaan lainnya.

Pemeriksaan yang mungkin dilakukan untuk mendukung diagnosis gastritis meliputi:

  • Tes H. pylori. Tes ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat bakteri ini dalam tubuh Anda. Tes ini dapat berupa tes darah, tes, feses, atau tes napas.
  • Endoskopi. Penggunaan selang fleksibel yang dilengkapi kamera (endoskop) yang dimasukkan melalui tenggorokan untuk melihat adanya peradangan dalam lambung.
  • Rontgen sistem pencernaan bagian atas. Tes barium swallow dilakukan dengan menelan cairan barium sulfat, senyawa logam yang dapat muncul ketika pemeriksaan rontgen sehingga kondisi pada kerongkongan hingga lambung dapat terlihat.
Komplikasi Gastritis

Gastritis yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan komplikasi. Berikut adalah beberapa komplikasi yang disebabkan oleh gastritis:

  • Pendarahan lambung
  • Tukak lambung
  • Kanker lambung
Pengobatan Gastritis dengan Perawatan di Rumah

Perubahan gaya hidup dan perawatan di rumah dapat membantu mengatasi gejala gastritis. Berikut adalah perawatan yang dapat dilakukan di rumah:

  • Makan dengan porsi kecil, namun lebih sering. Cara ini biasanya dapat meringankan efek asam lambung.
  • Hindari makanan yang dapat mengiritasi lambung. Makanan pedas, asam, dan berlemak sebaiknya dihindari.
  • Hindari konsumsi alkohol. Seperti yang disebutkan sebelumnya alkohol dapat mengiritasi lambung, sehingga dapat memperburuk gastritis.
  • Ganti obat pereda nyeri. Jika obat pereda nyeri yang Anda gunakan dapat menyebabkan gastritis, diskusikan dengan dokter tentang penurunan dosis atau penggantian obat dengan obat lain.
Pengobatan Gastritis dengan Cara Medis

Pengobatan gastritis pada dasarnya harus disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Jika disebabkan oleh penggunaan obat atau konsumsi alkohol, tentunya penggunaan zat-zat ini harus dihentikan.

Gastritis umumnya dapat diatasi dengan obat-obatan seperti:

  • Antibiotik. Jika disebabkan oleh H. pylori, dokter dapat meresepkan antibiotik untuk mengatasi gastritis. Jenis antibiotik yang umum digunakan untuk gastritis meliputi Clarithromycin, Amoxicillin, atau Metronidazole. Penggunaan antibiotik umumnya selama 7-14 hari.
  • Proton pump inhibitors. Obat-obatan ini dapat mengurangi asam lambung dengan menghalangi sel yang menghasilkan asam. Jenis obat ini meliputi Omeprazole, Lansoprazole, Rabeprazole, Esomeprazole, Dexlansoprazole, atau Pantoprazole.
  • Antagonis reseptor-H2. Obat ini mengurangi jumlah asam yang dilepaskan saluran pencernaan. Jenis obat ini termasuk Ranitidine, Famotidine, Cimetidine, dan Nizatidine.
  • Antasida. Obat ini menetralkan asam lambung.

Setiap penggunaan obat dapat menimbulkan efek samping. Diskusikan dengan dokter tentang pemilihan obat yang paling tepat untuk Anda dan cara untuk mengatasi efek samping yang mungkin timbul.

Pencegahan Gastritis

Pencegahan gastritis dapat bervariasi pada setiap orang.

Beberapa langkah umum yang dapat dilakukan sebagai pencegahan gastritis adalah sebagai berikut:

  • Menghindari makanan yang memicu gejala gastritis
  • Berhenti merokok
  • Hindari alkohol
  • Menjaga berat badan ideal
  • Hindari penyalahgunaan obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas
  • Mencegah penyebaran H. pylori dengan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan menghindari konsumsi makanan mentah

 

 

Sumber:

  • Cadman, Bethany. 2018. Natural remedies for gastritis. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321138.php. (Diakses 13 Desember 2019).
  • Mayo Clinic. Gastritis. 2019. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gastritis/symptoms-causes/syc-20355807. (Diakses 13 Desember 2019).
  • Wint, Carmella dan Winnie Yu. 2017. Gastritis. https://www.healthline.com/health/gastritis. (Diakses 13 Desember 2019).
  • Artikel Terkait

    Life Enjoy

    Sumber informasi terpercaya untuk topik kesehatan, penyakit, obat, herbal, prosedur medis, kehamilan, diet, nutrisi, dan panduan gaya hidup sehat.


    Disclaimer - Semua data yang ada pada website ini bertujuan untuk informasi belaka. Selalu konsultasikan penyakit anda ke dokter terdekat untuk kepastian kondisi anda.

    Get in touch

    © Copyright 2022 HIDOKTER.TIPS - All rights reserved.